Islam, Daily Snippet, My Family

Road to Umroh : Surabaya – Kuala Lumpur – Jeddah

  1. Sampai di Juanda.
  2. Saat checkin segala baterai alat elektronik maupun power bank ditaruh di tas kabin, bukan di koper bagasi.
  3. Power bank akan diperiksa di customs atau beacukai. Saya membawa 20.000 mAh OK.
  4. Kosongi botol minuman saat di customs. Botol akan berguna ketika sampai di KL dan anda haus. Ada free tap water.
  5. Saat mulai naik pesawat Air Asia, perhatikan nomor kursi ada di zone berapa, untuk posisi belakang ada di zone 2 dan akan didahulukan.
  6. Perjalanan Juanda – KL sekitar 2 jam.
  7. Sampai di KL, karena saya tidak membeli tiket terusan atau fly-through ke Jeddah, maka langsung ke antrian Foreign Passport, atau cek paspor. Jalannya lumayan jauh dari Arrival ke cek paspor tapi lumayan terbantu dengan roda berjalan.
  8. Setelah cek paspor menuju ke klaim bagasi atau ambil koper. Perhatikan nomor penerbangan dengan line roda berjalan klaim bagasi. Misal penerbangan XT123 klaim bagasi di line W.
  9. Karena perjalanan ke Jeddah masih beberapa jam lagi, kami menuju ke Tune Hotel. Booking hotel bisa dipesan di Traveloka saat masih di Indonesia, atau bisa hooking di tempat. Dari klaim bagasi keluar menuju scan koper imigrasi, disini entah mengapa kami dan semua orang dalam antrian tidak disuruh memasukkan koper ke scanner, jadi bisa keluar lebih cepat.
  10. Usahakan selalu bertanya ke petugas yang ada di setiap tangga berjalan arah ke Tune Hotel. Arahnya ke Level 1M kemudian ada bridge atau terowongan jembatan. Dari bridge sudah terlihat Tune Hotel.
  11. Setelah berada di Tune Hotel kami menunjukkan booking id ke resepsionis yang berbahasa Inggris, dan diapun tersenyum ramah sambil memberitahu bahwa Tune Hotel yang kami pesan bukan yang letaknya dekat bandara, tapi Tune Hotel Aeropolis di Sepang. Dan letaknya 15 menit dari bandara.
  12. Resepsionis lalu menyarankan untuk naik free shuttle tiap 1 jam yang mereka punya, tapi untuk 2 jam kedepan ternyata full book, dan kosongnya 3 jam lagi. Karena terlalu lama kami bertanya apakah kami bisa memesan Grab. Resepsionis kemudian menawarkan agar dia saja yang memesan dengan fixed price 40RM, sekitar Rp.160.000. Kami OK dan setelah diorder kami menunggu 10 menit (lama ya?, kami tidak tahu betapa luasnya bandara KLIA). Sambil menunggu ada self service es limun dari Hotel.
  13. Setelah Grab datang kami dapati mobilnya bertuliskan Taxi berwarna merah, tapi dia setuju dengan harga 40RM. Always ask price first.
  14. Keluar hotel sang supir sempat beradu argumen dengan security hotel karena memang si supir mengambil shortcut. Galak juga supirnya.
  15. Perjalanan ke Hotel Tune Aeropolis kanan kiri adalah kebun pohon sawit, jalannya lebar dan sangat sepi, tidak ada pemukiman penduduk. Cerita supir taxi, bandara dibuat sangat jauh untuk menghindari ramai/macet.
  16. Sampai di Hotel, kami menunjukkan booking id, lalu bertanya apakah ada free shuttle jam 2 pagi ke bandara, dan ternyata ada, Alhamdulillah.
  17. Jam 2 pagi kurang 10 menit, security hotel membangunkan kami, dan tepat jam 2 kami berangkat menggunakan shuttle bus toyota Hiace.
  18. Shuttle bus berhenti di hotel Tune bandara, jadi harus jalan agak jauh untuk check in.
  19. Proses check in, imigrasi dan check tas waiting room lancar, sebelum ke check tas waiting room buang air minum anda.
  20. Sebelum naik pesawat ada pembagian jaket travel untuk rombongan yang berangkat dari Surabaya. Menunggu pesawat kurang lebih 20 menit.
  21. Sebelum naik pesawat kami sudah memesan 1 box nasi, dan ternyata tidak cukup karena ternyata lama juga perjalanannya. Alhasil kami harus menambah 1 pop mie dan teh hangat. Pembayaran menggunakan Ringgit.
  22. Sholat di pesawat, wudhu bisa menggunakan spray botol kecil, atau tayammum dengan debu kursi depan jika tidak membawa spray.
  23. Jika toilet pesawat sepi segera buang air, karena jumlah toilet terbatas jangan menunggu kebelet, rawan antri. Pelajari terlebih dahulu cara flush (tombol membersihkan) toilet dan cara mengunci pintu toilet.
  24. Tiba di Jeddah kami takjub karena tidak pernah melihat padang pasir dan gurun tandus penuh bebatuan yang terlihat dari atas pesawat.
  25. Setelah mendarat, ada bis pengantar ke ruang imigrasi. Di imigrasi ada scan biometrik berupa sidik jari dan foto.
  26. Setelah proses imigrasi kami menunggu di ruang luas terbuka berpayung di depan bandara untuk menunggu bagasi. Ruangan tersebut lengkap dengan free kamar mandi, tempat duduk, musholla dan sarang burung merpati. Ada juga penjaga kebersihan dari Indonesia yang ramah dan memberi air minum, sebagai lahan sedekah anda yang ingin berbagi rejeki.
  27. Naik ke bis pariwisata yang nyaman dan ada power usb di tiap kursi. Kedua Muthowif mulai memperkenalkan diri. Sambil membagi nasi kotak ayam bakar dan pisang, Alhamdulillah rasa makanannya serasa di rumah. Rombongan terbagi 2 bis, satu untuk paket reguler, satu lagi untuk paket dadakan. Info pembagian kamar hotel juga dilakukan diatas bis.
  28. Perjalanan ke Madinah sekitar 6 jam di toll gratis.
Advertisements
Standard
Daily Snippet

Paket Roaming Asia dan Umroh Kartu Halo Telkomsel

  1. 3 jam sebelum berangkat ke Malaysia, telepon 188 untuk aktifasi paket Roaming Asia – Australia.
  2. Pilih paket 1 hari 200 MB, Rp. 50.000.
  3. Keesokan harinya berangkat dari Kuala Lumpur ke Jeddah.
  4. Sampai Arab Saudi, Off-kan Mobile Data dan Roaming HP anda. Lalu telepon +628110000333 (bebas biaya) untuk mengaktifkan Paket Roaming Umroh.
  5. Setelah menerima SMS konfirmasi, maka paket data roaming siap digunakan.
  6. Ada paket 9 hari dan 14 hari. Paket 14 hari, data only, sekitar Rp. 300.000, mendapat 10 GB.
  7. Tekan *266# untuk beli kuota jika habis namun masa aktif masih ada.
  8. Info lebih lanjut di https://www.telkomsel.com/en/roaming
Standard
Daily Snippet, Developer to developer

ProfitServer Hosting Pricing

Hi All, saya coba menulis seputar dunia hosting.

Khusus saya pilih yang murah, terjangkau, tapi berkualitas.

Dan sederhana pengoperasiannya.

ProfitServer salah satu pilihannya, berikut artikelnya :

 

https://hostingpricing.blogspot.co.id/2018/03/profitserver-hosting-murah-dari-rusia.html

Saya tidak memilih Google Cloud, AWS, ataupun Azure, lebih karena aplikasi pada umumnya tidak memerlukan fasilitas infrastruktur hosting yang wah.

Kecuali jika aplikasi anda sudah viral, baru mungkin anda perlu perhitungkan untuk hosting di AWS atau membuat server farm sendiri.

Tidak seperti Google Cloud, AWS, maupun Microsoft Azure, di ProfitServer kita tidak perlu membuka kalkulator seperti Google Cloud punya : https://cloud.google.com/products/calculator/.

Dari penggunaan hardware, bandwith sesuai lokasi server, IP publik, sampai OS semua harus dihitung.

Di ProfitServer cukup memilih paket – paket yang sudah disediakan. Bayar.

Sederhana.

Tidak perlu khawatir jika tagihan membengkak gara – gara ada yang menyalahgunakan server anda.

Karena setiap paket sudah ada limit atau batasannya.

Semoga membantu anda dalam memilih hosting server atau VPS.

 

 

 

 

Standard
Daily Snippet, Developer to developer

Vultr Hosting Pricing

Hi All, saya coba menulis seputar dunia hosting.

Khusus saya pilih yang murah, terjangkau, tapi berkualitas.

Dan sederhana pengoperasiannya.

Vultr salah satu pilihannya, berikut artikelnya :

https://hostingpricing.blogspot.com/2018/03/vultr-masih-termurah-untuk-yang.html

Saya tidak memilih Google Cloud, AWS, ataupun Azure, lebih karena aplikasi pada umumnya tidak memerlukan fasilitas infrastruktur hosting yang wah.

Kecuali jika aplikasi anda sudah viral, baru mungkin anda perlu perhitungkan untuk hosting di AWS atau membuat server farm sendiri.

Tidak seperti Google Cloud, AWS, maupun Microsoft Azure, di Vultr kita tidak perlu membuka kalkulator seperti Google Cloud punya : https://cloud.google.com/products/calculator/.

Dari penggunaan hardware, bandwith sesuai lokasi server, IP publik, sampai OS semua harus dihitung.

Di Vultr cukup memilih paket – paket yang sudah disediakan. Bayar.

Sederhana.

Tidak perlu khawatir jika tagihan membengkak gara – gara ada yang menyalahgunakan server anda.

Karena setiap paket sudah ada limit atau batasannya.

Deploy sekarang juga server anda menggunakan link referral saya :

https://www.vultr.com/?ref=7369889

Semoga membantu anda dalam memilih hosting server atau VPS.

Standard
Daily Snippet, Developer to developer

Digital Ocean Hosting Pricing

Hi All, saya coba menulis seputar dunia hosting.

Khusus saya pilih yang murah, terjangkau, tapi berkualitas.

Dan sederhana pengoperasiannya.

Digital Ocean salah satu pilihannya, berikut artikelnya :

https://hostingpricing.blogspot.com/2018/03/digital-ocean-punya-vps-murah.html

Saya tidak memilih Google Cloud, AWS, ataupun Azure, lebih karena aplikasi pada umumnya tidak memerlukan fasilitas infrastruktur hosting yang wah.

Kecuali jika aplikasi anda sudah viral, baru mungkin anda perlu perhitungkan untuk hosting di AWS atau membuat server farm sendiri.

Tidak seperti Google Cloud, AWS, maupun Microsoft Azure, di Digital Ocean kita tidak perlu membuka kalkulator seperti Google Cloud punya : https://cloud.google.com/products/calculator/.

Dari penggunaan hardware, bandwith sesuai lokasi server, IP publik, sampai OS semua harus dihitung.

Di Digital Ocean cukup memilih paket – paket yang sudah disediakan. Bayar.

Sederhana.

Tidak perlu khawatir jika tagihan membengkak gara – gara ada yang menyalahgunakan server anda.

Karena setiap paket sudah ada limit atau batasannya.

Gunakan link referral dari saya untuk mendaftar, dan dapatkan $10 kredit dari Digital Ocean : https://m.do.co/c/20b3b50afd70

Semoga membantu anda dalam memilih hosting server atau VPS.

 

 

 

 

Standard