Daily Snippet, My Family

Potret pelayanan Puskesmas

Waktu itu hari Sabtu. Pelayanan puskesmas-salah satu puskesmas di
Sidoarjo-buka pagi jam 8. Saya mengantar Bapak yang sedang sakit.
Setiba disana tidak ada petugas loket yang bertugas memberi kartu
antrian poli umum. Mungkin karena waktu itu hari Sabtu. Antriannya
tidak seberapa dan tertib. Pasiennya mengerti disiplin.

Setelah diperiksa, kami antri mengambil obat. Saat menunggu itu
penyakit Bapak kambuh dan muntah-muntah. Well, sayangnya walaupun
namanya Pusat Kesehatan tapi tidak ada pegawai yang menolong. Saya pun
inisiatif sendiri mengambil tempat sampah untuk muntahan
Bapak-dikarenakan saya bingung tidak menemukan tempat yang pantas lagi
untuk muntahan Bapak. Dan berusaha memijit-mijit punggung dan
tengkuknya. Saya pun langsung titip obat ke pegawai apotek-yang
tampaknya juga panik melihat Bapak muntah tapi tidak bisa menolong
karena harus meracik obat secepatnya-untuk mengambilnya setelah saya
mengantar Bapak pulang. Saya hanya melihat satu Dokter, itupun sibuk
melayani antrian pasiennya, jadi benar-benar tidak ada staf medik lagi
yang bisa menolong.

Masalah di Puskesmas itu bukan pada pelayanannya yang buruk tapi lebih
pada kekurangan jumlah sumber daya manusia. Semuanya serba nge-pas,
dokternya, apotekernya. Jika saja ada pasien yang kumat penyakitnya,
dan serius, seperti jantung atau stroke, pasti tidak ada yang bisa
dilakukan.

Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s