Daily Snippet, Islam

Aku adalah sesuai dengan prasangka hamba-Ku

Terkadang jika kita dilanda sesuatu yang buruk, mungkin kehilangan seseorang yang kita cintai atau terkena musibah lainnya, dengan cepatnya kita menganggap bahwa Allah tidak adil atau Allah tidak berpihak pada kita. Dan akhirnya naudzubillah, kita dengan cepat pula berpaling dari-Nya, dengan kembali berani melanggar larangan dan meninggalkan kewajiban.

Padahal jika kita beranggapan seperti itu, maka dengan cepat pula Allah akan memalingkan kita dari yang hak(kebenaran). Tapi jika kita mengikhlaskan dan menerima segala sesuatunya itu sudah merupakan takdir yang ditetapkan Allah, dan menetapkan diri untuk selalu mendekatkan diri pada Allah, maka Allah-pun insyaAllah akan memalingkan kita pada yang hak, meringankan beban kita, dan menunjukkan jalan keluar yang kita tidak akan pernah menduganya.

Segala sesuatunya telah diciptakan oleh Allah 50.000 tahun sebelum penciptaan. Dan yang Allah ciptakan tidak hanya yang Allah sukai saja, tapi juga yang Allah tidak sukai. Seperti jika kita melakukan maksiat, Allah tidak menyukainya. “Artinya : Maka tatkala mereka berpaling (dari kebenaran), Allah memalingkan hati mereka dan Allah tiada memberi petunjuk kepada kaum yang fasik.” [Ash-Shaff : 5].

Semua itu kembali pada diri kita, apakah mau menempuh jalan yang penuh kebatilan atau menempuh jalan yang benar dan diridhoi oleh Allah. Tapi bukan berarti kita hanya bersandar pada takdir dan menunggu takdir menimpa pada diri kita, tapi tetap ada ikhtiar atau usaha. Dan setelah berusaha maka semuanya kita kembalikan pada Allah.

Tapi bukan berarti jika kita telah menempuh jalan yang benar lalu semuanya akan mudah. Tidak. Pasti ada rintangan. Allah pasti akan menguji hamba-Nya yang mengaku beriman. Tapi sekali lagi, insyaAllah jika kita terus di jalan kebenaran, selalu ada kemudahan. Semoga bermanfaat.

“Artinya : Allah menyeru (manusia) ke Darussalam (Surga), dan menunjuki orang yang dikehendakiNya kepada jalan yang lurus (Islam).” [Yunus : 25]

“Artinya : (Yaitu) bagi siapa di antara kamu yang mau menempuh jalan yang lurus. Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam.” [At-Takwir: 28-29]

Standard

4 thoughts on “Aku adalah sesuai dengan prasangka hamba-Ku

  1. noinitial says:

    hmm, iya, terkadang kita ini mendikte Tuhan. Kita tidak mensyukuri apa yang telah Dia berikan kepada kita..
    Syukron buat artikelnya, Semoga anda dapt balasan dari Allah SWT..
    tetep semngat buat semua, Jangan pernah putus asa dari rahmad Allah SWT

  2. Me says:

    🙂 Ustad Abu pernah menjawab pertanyaan seseorang tentang doa apa yang boleh di baca saat sujud dalam sholat, boleh g berdoa minta sesuatu, jawabnya.. Sebenarnya, bacaan saat sujud itu sudah bagus, kita sudah bilang sama Allah: Aku percaya padaMu ya Allah..

  3. NINCE says:

    alloh menghendaki orang2 yg di kehendakinya,,maka jgn sia siakan kehendak alloh,,,,minimal jalankan syarreat dan hakekat,,,kalian contoh orang2 yg dikehendaki,,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s