Developer to developer

Versioning scenario in ArcGIS [part1]

Setelah mengembangkan aplikasi GIS, saya tentunya ingin membuatnya multi user. ArcGis menyediakan solusi tersebut, yaitu Versioning. Pada awalnya kami membuat skenario sendiri, tiap user 1 versi. Versi default diturunkan untuk membuat versi baru untuk masing-masing user.

Tapi karena minim pengetahuan tentang versioning, setiap user yang ingin mengirim hasil editannya ke versi default akan mengalami masalah. Masalah sebenarnya adalah kita tidak tahu urutan-ururan atau langkah – langkah apa saja untuk sinkronisasi versi kita ke versi default.

Ini adalah skenario pertama. Referensinya saya ambil dari sini.

  1. Simple Database Modification

Keterangan : Multi user dapat mengedit database di 1 versi
Solusi :

  • Tidak perlu membuat versi baru
  • Semua user dapat menggunakan versi [DEFAULT]
  • Jika user 1 melakukan perubahan, maka pada waktu user lain melakukan save, akan tampil warning berisi versi telah berubah maka versi perlu di-save lagi.
  • Warning bisa dibypass dengan mengaktifkan auto-reconcile di ArcMap option.
  • Jika 2 user melakukan edit pd objek yg sama, maka user kedua yg melakukan save akan ditampilkan conflict warning. User bisa memutuskan entri mana yg benar dan melakukan save.

Untuk solusi terakhir saya menemukan kenyataannya tidak demikian. ArcMap akan mengganti objek yang anda edit dengan objek yang telah pertama kali disimpan oleh user lain.

Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s