Archive for the ‘Islam’ Category

h1

Kisah Roti di Idul Fitri

6 August, 2008

Kisah ini adalah oleh-oleh dari kajian ahad pagi kemarin oleh Al-Ustadz.Abu Umar Basyir dengan tema ‘Keluarga SAMARA (Sakinah, Mawaddah, Warahmah)’.

Ada seorang Ustadz ternama di suatu negeri. Ketika hari Idul Fitri tiba, Ustadz tersebut mendapat giliran khotbah. Sebelum berangkat istri Ustadz tersebut memberitahukan kalau tidak ada persediaan tepung lagi di rumah.

Dalam perjalanan menuju sholat Ied sang Ustadz-pun bingung. “Bagaimana ini, di Hari Raya seperti ini tidak ada tepung?.”. Tetapi show must go on. Sang Ustadz-pun menjalankan tugasnya berkhotbah.

Tetapi di tengah-tengah khotbah sang Ustadz menyampaikan hal yang agak di luar tema. “Oleh karena itu wahai kaum muslimin, sebelum hari raya tiba, sediakanlah tepung di rumah kalian.”. Para jama’ah pun heran mendengar khotbah yang di luar biasanya.

Walhasil setelah mendengar khotbah tersebut dan pulang ternyata banyak jama’ah yang penasaran dan ingin tahu ada apa. Mereka-pun berdatangan ke rumah sang Ustadz. Dan yang datang-pun lebih banyak dari hari raya - hari raya sebelumnya.

Akhirnya sang Ustadzpun tiba di rumahnya. Ia kaget karena tamunya banyak sekali. Tetapi roti yang dihidangkan juga banyak. Dia menemuinya istrinya dan bertanya “Darimana roti sebanyak ini?. Tadi sebelum berangkat kau berkata tidak ada tepung di rumah?. “.

Istrinyapun mengatakan bahwa dia hanya menunjukkan kepada suami bahwa jika ada hal-hal yang terjadi entah itu masalah atau perkara yang baik maupun buruk di dalam rumah, maka akan terbawa kemanapun suami itu pergi. Itu yang menyebabkan khotbah sang Ustadz jadi ikut terpengaruh kehidupan rumah tangganya.

h1

Air. Jamrud Biru yang berpahala.

27 July, 2008

TV 54 20080727 142329

Snapshot diatas diambil dari acara World From Above di Metro TV. Subhanallah ada kebun dan lahan gandum di tengah-tengah padang pasir yang tandus. Letaknya di Jordania. Jika dipikir secara logika tidak mungkin tanaman bisa tumbuh subur.

Darimana airnya?. Padahal tidak ada sungai bahkan aliran irigasi di sekitarnya. Ternyata airnya didapat dari suatu lapisan dari dalam tanah yang terbentuk jutaan tahun lalu. Boleh dibilang air primitif, jadi merupakan sumber daya yang tidak dapat diperbarui.

Tidak jelas dimana letak sumber air tersebut dipompa dan bagaimana. Letaknya mungkin ada di tengah-tengah lingkaran tersebut.

Kebun tersebut membantu rakyat Jordan dari ketergantungan gandum negara lain.

Ada juga cerita dari Israel. Para peneliti disana berusaha membuat hutan di padang pasir yang tandus. Pohon-pohon ditanam rapi berpetak-petak dengan luas ribuan hektar. Mereka mendatangkan berbagai macam jenis pohon dari seluruh dunia yang dapat beradaptasi dengan air payau yang dipompa dari dalam padang pasir tersebut. Pohon-pohon yang hanya membutuhkan beberapa kubik liter air per tahunnya. Yang favorit adalah suatu jenis kaktus berbuah kuning dan mengandung air di dalamnya.

Para peneliti itu mengatakan tujuan mereka membuat hutan adalah untuk mendinginkan tanah. Jika tanah telah dingin maka itu akan memanggil awan hujan. Tanah yang subur pun akan terbentuk untuk kemudian memperluas hutan dan mengurangi global warming. Pohon adalah elemen penting untuk mengurangi dampak global warming. Jika sepertiga bumi adalah hutan, kita tidak perlu khawatir terhadap global warming, begitu kata mereka.

Tapi mereka juga sadar tidak semua padang pasir bisa disulap menjadi hutan. Di dalam alam ada keseimbangan. Untuk merubah gurun Sahara menjadi hutan juga diluar kekuasaan mereka.

Kenapa saya menyebutkan judul air, jamrud biru yang berpahala?. Ya, karena air di bagian dunia lain adalah barang langka. Yang hanya turun melalui hujan dalam waktu 2 bulan, setelah itu musim kering kembali. Walaupun begitu masih tetap dapat dimanfaatkan untuk bercocok tanam bawang.

Berpahala karena jika kita mengolah air dengan baik dan bersedekah dari apa yang kita hasilkan dari pengolahan air tersebut maka Allah akan menolong kita. Seperti disebutkan dalam hadits riwayat Muslim berikut ini.

Dan dari Abi Hurairah radiyallahu’anh ia berkata : Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam bersabda : “Ketika seseorang berada di sebuah padang luas, tiba-tiba ia mendengar suara dari sebuah awan, ‘Siramilah kebun si fulan’. Lalu awan itu menjauh, kemudian mencurahkan airnya di tanah bebatuan hitam. Ternyata ada satu saluran air dari saluran-saluran itu yang telah penuh dengan air, maka dia menelusuri air itu, ternyata ada seorang laki-laki yang berada di kebunnya sedang memindahkan air dengan cangkulnya.

Maka ia berkata kepada orang itu : ‘Wahai Hamba Allah! Siapakah nama anda?’. Orang itu menjawab: ‘Fulan’, nama yang didengarnya dari awan. Orang itu balik bertanya kepadanya : ‘Wahai Hamba Allah! Mengapa anda menanyakan namaku?’. Ia berkata : ‘Aku mendengar pada awan yang ini adalah airnya sebuah suara yang mengatakan : ‘Siramilah kebun si Fulan’, yaitu nama anda, apa yang anda perbuat pada kebun ini?’.

Ia menjawab : ‘Karena anda telah mengatakan ini maka aku akan mengatakannya, sesungguhnya aku memperhatikan pada apa yang dihasilkannya, lalu sepertiganya aku sedekahkan, sepertiga lagi aku makan bersama keluarga, dan sepertiga lagi aku kembalikan ke kebun ini’.” (Diriwayatkan oleh Muslim).

Sungai yang dibuatkan saluran airnya juga dapat menjadi amal dan kebaikan seorang mukmin yang akan dijumpainya setelah kematian. (Riwayat Ibnu Majah dalam Shahih Ibnu Majah oleh Al Albani).

Dan Sa’ad bin Ubadah radiyallahu’anh ia berkata : Aku berkata : “Wahai Rasulullah, sesungguhnya ibuku telah meninggal, sedekah yang bagaimana yang paling utama?” Beliau bersabda : “Air.” Lalu ia menggali sumur, lantas ia berkata : “Sumur ini adalah milik ibu Sa’ad.” (Hadits Hasan riwayat Abu Daud, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban, dan Nasa’i).

Dan dari Jabir radiyallahu’anh bahwasanya Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam bersabda : “Barangsiapa yang menggali (sumur) air, tidaklah makhluk dari jin, manusia, tidak juga burung yang meminum darinya melainkan Allah memberinya pahala pada hari kiamat.” (Riwayat Ibnu Hibban. Shahih dalam Shahih at Thargib oleh Al Albani).

Dan dari Ali bin al Hasan bin Syaqiq, ia berkata : Aku mendengar Ibnu al Mubarak saat ditanya seseorang : “Wahai Abu Abdarrahman, luka bernanah keluar pada lututku semenjak tujuh tahun, aku telah mengobatinya dengan beragam pengobatan dan telah berkonsultasi kepada beberapa dokter namun aku tidak mengambil manfaat dengannya.”

Abdullah berkata : “Pergilah, dan lihatlah sebuah tempat yang orang-orang disana membutuhkan air, lalu engkau menggali sumur disana, karena aku berharap disana muncul mata air dan (itu bisa) menahan (keluarnya) darah darimu.” Maka orang itu pun melakukannya dan ternyata sembuh. (Ensiklopedi Pahala, bab Shadaqah, oleh Syaikh Syarafuddin bin Khalaf ad-Dimyati).

h1

Visiting Ghamal at Gontor II

9 July, 2008

Pertama kali memasuki Gontor II suasananya seperti sekolah-sekolah lain. Padahal ini pondok pesantren. Hanya yang saya anggap ruangan kelas ternyata adalah asrama. Banyak sekali tulisan-tulisan penyemangat ditulis besar-besar di tembok. Jadi teringat waktu dulu di asrama tentara Yonif Linud 503 Mojosari dulu. Alunan mp3 murottal pun mengalun lewat pengeras suara.

Untuk penerimaan santri baru akan diberi waktu adaptasi selama 1 bulan untuk membiasakan diri dengan kehidupan ma’had. Setelah itu akan diadakan tes penempatan. Calon santri paling berprestasi langsung ditaruh di Gontor I, selanjutnya Gontor II, masih di Ponorogo juga. Kemudian Gontor III di Kediri, Gontor IV di Banyuwangi, dan terakhir Gontor V di Semarang. Tapi tidak selamanya santri yang ditempatkan di Kediri misalnya, akan disana terus, karena jika berprestasi akan ditempatkan kembali di Gontor I. CMIIW.

Ma’had ini mempunyai semboyan tegak di atas semua golongan. Dan ini adalah tahun pertama Ghamal, adik saya mondok. Kelas 1 SMP. Jadi inget Harry Potter pertama kali ke Hogwarts. //Jauh amat mbandinginnya. Ini foto-foto oleh-oleh dari sana.

IMG 1116IMG 1115Kamar mandi memanjang. Yang ini khusus untuk tamu. Ada banyak lagi yang lain. Urusan cuci baju juga disini. Untuk mengeringkan disarankan membawa jepit. Di bulan Juni-Juli ini angin bertiup kencang.

Disini hampir tidak mengenal kata setrika. Langsung pakai kalo udah kering. Kecuali bagi yang memilih laundry atau yang sering dikunjungi keluarganya bisa nitip.

Para santri dibangunkan jam 4 pagi. Mandi untuk bangun shalat Subuh. Mungkin ini yang dianggap terberat bagi yang belum terbiasa. Akhirnya di kelas pada ngantuk. Dan seterusnya penuh dengan kegiatan sampai akhirnya tiba waktu tidur kembali jam 10 malam.

Di samping kanan foto ini terdapat kelas-kelas. Kelasnya lebih sederhana daripada asramanya. Tapi saya lihat juga ada beberapa ruangan kelas yang sudah berkeramik. Semua tentang fasilitas, ya karena saya tidak pernah mondok sih hi hi…

IMG 1118

IMG 1119

Waktunya sholat Dhuhur. Disini jadwal sholat Dhuhur mengikuti jadwal pelajaran. Sekitar jam 12.30. Artinya tidak mengikuti jadwal shalat abadi. Para santri pun berduyun-duyun menuju masjid Jami’.

Setelah sampai di masjid beberapa ustadz mengatur barisan anak-anak agar lurus dan rapat. Sambil menunggu iqomat, pujian pun dilantunkan. Ya, seharusnya memang tidak perlu.

IMG 1120Selepas shalat Dhuhur saya agak heran melihat tas-tas kecil hijau yang bergeletakan di serambi masjid. Tas-tas itu bertuliskan nama-nama para santri.

IMG 1122Baru saya tahu kalo itu tas untuk sandal. Tiap angkatan punya warna berbeda. Kirain tas untuk buku. Ternyata tas untuk buku ada sendiri. Warnanya item.

Sepeda ‘jengki’ yang terlihat disini digunakan para ustadz. Mereka akan kembali mengajar menggunakan pakaian kantoran dengan jas berdasi dan sepatu mengkilat (wuik..kantorku aja kalah) sambil naik sepeda ‘jengki’ ke kelas. Heran, padahal kompleksnya tidak terlalu besar.

Waktu habis sholat Dhuhur ini adik saya menemukan sebuah sajadah jatuh. Ceroboh sekali anak-anak kecil itu. Tapi Ghamal juga kehilangan sajadah juga sih. Untuk alasan itu pakaian2nya semua dibordir dengan namanya sendiri agar ketika dijemur tidak tertukar.

IMG 1129Nah, ini kantinnya. Sederhana ya?. Ada beberapa kantin terletak tersebar disana. Saya mengantri beli makanan dengan santri-santri muda itu.

Bukan mengantri sebenarnya tapi berebut pingin dilayani duluan. Kalo siang memang rame kata Ghamal. Tapi kalo pagi sepi. Hampir 15 menit lebih saya menunggu dilayani. Gak mau kalah deh sama anak-anak itu.

OK segitu dulu, mengantuk sekali. Sukses buat Ghamal, semoga berguna ilmumu kelak.

h1

Siapa yang bisa menyelamatkan kita di akhirat kelak?

8 July, 2008

Dari sebuah kajian ustadz Thoyib telah sampai berita dari Ampel, bahwa jika ada seorang Habib (istilah umum di negeri kita untuk seorang keturunan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam) yang meninggal, maka tanah di sebelah kuburannya akan diperjual belikan.

Tujuannya yaitu karena mereka percaya sang Habib tadi dapat menyelamatkan orang-orang yang berada di dekatnya, baik itu keluarga, saudara, teman bahkan orang-orang yang dekat dengan kuburannya dari pengadilan Allah. Naudzubillah.

Padahal Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri tidak bisa menyelamatkan putrinya sendiri, Fatimah, dari siksa Allah. Apalagi kita yang hanya manusia biasa. Hanya amal, sedekah dan doa anak sholeh yang bisa menambah pahala kita, dan membantu kita dalam hisab di akhirat kelak.

Abu Hurairah berkata: “Ketika Allah menurunkan ayat Wa andzir ‘asyiaratakatul aqrabin (peringatkanlah kerabat-kerabatmu yang terdekat), Rasulullah saw. berdiri lalu berkata: ‘Hai orang-orang Quraisy, belilah diri kalian, aku tidak bisa membantu kalian dari siksa Allah sedikit pun. Hai Bani Abdi Manaf, aku tidak bisa membantu kalian dari siksa Allah sedikit pun. Wahai Abbas bin Abdul Muttalib, aku tidak bisa membantumu dari siksa Allah sedikit pun. Wahai Shafiyyah, bibi Rasulullah, aku tidak bisa membantumu dari siksa Allah sedikit pun. Wahai Fatimah binti Muhammad, mintalah sesukamu uang/hartaku, tetapi aku tidak bisa membantumu dari siksa Allah sedikit pun.’” (HR Bukhari dan Muslim).

h1

Khutbah Jum’at tadi, ayat-ayat huruf Arab yang memancing dan menantang

27 June, 2008

Memancing

Alif Laam Miim, Alif Laam Roo’, Kaaf Haa Yaa’ ‘Aiiin Shoot, Yaa Siin …
Dulu, pemuka kaum Quraisy melarang kaumnya untuk mendengarkan Al-Qur’an karena takut mereka akan beriman pada Allah ‘Azza wa Jalla.
Nah, ayat-ayat yang hanya terdiri dari huruf-huruf saja di dalam permulaan Al-Qur’an ini terdengar sangat tidak biasa di kalangan mereka. Ayat-ayat inilah yang digunakan untuk memancing ketertarikan kaum Quraisy, dan kaum Arab lain untuk mendengarkan kalamullah.

Menantang

Maksudnya adalah menantang manusia untuk membuat ayat-ayat yang sejenis. Karena bahasa yang ada di dalam Al-Qur’an sama-sama menggunakan huruf-huruf Arab seperti tersebut diatas. Tapi tentu saja tidak akan ada manusia yang dapat menandingi ayat-ayat dalam Al-Qur’an.

h1

Tiga Golongan yang Allah menyukai mereka

9 June, 2008

Dan dari Abi Darda Radiyallahu’anh dari Nabi Shalallahu’alaihi wasallam beliau bersabda :

“Ada tiga golongan yang Allah menyukai mereka, menertawakan serta memberikan kabar gembira kepada mereka.
Orang yang apabila segolongan telah terdesak (dalam peperangan) ia berperang di belakang mereka seorang diri
karena Allah ‘Azza wa Jalla, ia terbunuh atau Allah akan menolongnya dan mencukupkannya, lalu Dia berfirman :
Lihatlah kepada hamba-Ku ini, bagaimana ia (begitu) bersabar demi Aku (berjuang) seorang diri.
Dan orang yang memiliki isteri yang cantik serta kasur tidur yang empuk dan indah, lalu ia bangun malam,
maka Dia berfirman : “Ia meninggalkan syahwatnya dan (malah) mengingat-Ku padahal jika ia mau ia bisa tidur.
Dan seseorang yang apabila dalam perjalanan sedangkan bersamanya ada pengembara lainnya,
maka mereka begadang kemudian tertidur, lantas ia bangun di akhir malam dalam kondisi senang dan sengsara.”
(Diriwayatkan oleh Thabrani dengan sanad hasan*)

*) al Haitsami dalam al Majma’(2/255) menisbatkan kepada Thabrani dalam al Kabir, dan ia berkata : “Perawinya tsiqat”.
Syaikh al Albani menghasankannya dalam as Shahihah (3478).

Dari Kitab Ensiklopedi Pahala - Syaikh Syarafuddin bin Khalaf ad-Dimyathi (263)

Tags: ,

h1

Khutbah Jum’at kemarin dan pernikahan

1 June, 2008

Saya hanya mempunyai 1 point yang membekas dari khutbah Jum’at kemarin dan insyaAllah akan selalu saya ingat.

Jika kita akan sholat berjama’ah di masjid, kemudian menemukan bahwa jama’ah sudah dimulai, tetapi shaf sebelah kanan dan kiri tidak imbang. Shaf sebelah kanan lebih banyak dan membuat posisi Imam tidak di tengah. Sudah tentu kita harus mengambil shaf di sebelah kiri.

InsyaAllah pahala kita akan tercatat seperti orang yang mengambil shaf kanan karena niat kita ingin mengambil shaf kanan yang lebih mulia, dan memang masih ada ruang, tetapi kita lebih memilih shaf kiri untuk mengambil pahala keutamaan shalat berjama’ah.

Kenapa bisa membekas?. Ya, karena saya seperti disindir. Tidak ada kaitannya dengan shalat berjama’ah tetapi … saya mempunyai niat memiliki suatu awal yang baik dalam perjalanan menuju pernikahan yang diidamkan.

Bisa saja saya hanya memendam niat dan tidak berikhtiar. Bisa saja saya memilih untuk tidak mengikuti apa yang sudah diajarkan oleh syariat Islam dalam proses menuju akad. Bisa saja saya terlalu berlarut dalam suatu hubungan dan menyebabkan penyakit hati, dimana posisi Allah tidak lagi jadi nomer satu. Tetapi pada akhirnya saya memilih melakukannya sesuai syari’at dan … aku mencintaimu Ya Nabi. Engkau shalallahu’alaihi wasallam telah memberi nasehat yang terbaik. InsyaAllah awal yang baik, seterusnya akan baik pula.

Ya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu di hati, Maha membolak-balik hati, inilah ikhtiarku. Selebihnya aku pasrahkan kepada-Mu. Mati, rizki, dan jodoh-ku Engkau yang tahu.

h1

Pesona dan keajaiban Sayyidah Aisyah Radiyallahu ‘anha

27 May, 2008

Saya nukil dari buku Pesona Dua Ummul Mukminin karya Muslich Taman, penerbit Pustaka Al-Kautsar.

Setelah Ibnu Hazm menjelaskan tentang keutamaan istri-istri Nabi Shalallahu’alaihi wasallam atas para sahabat lainnya, dia berkata, “Jika hal itu telah ditetapkan, maka harus diakui bahwa mereka semua adalah makhluk yang paling utama setelah malaikat dan para Nabi. Bagaimana itu bisa terjadi, karena kita memiliki teks hadits Nabi Shalallahu’alaihi wasallam yang diriwayatkan dari Anas bin Malik: “Seseorang bertanya kepada Rasulullah, ‘Siapakah orang yang paling anda cintai, wahai Rasulullah?’ Beliau menjawab ‘Aisyah‘. Orang itu kembali bertanya, ‘Lantas siapa dari kalangan lelaki?’ Beliau menjawab, ‘Ayahnya’. “”

Di lain pihak, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Dan tiadalah yang diucapkannya itu menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).” Berarti perkataan beliau tentang keutamaan Aisyah bersumber dari wahyu Allah, dan bukan berdasarkan hawa nafsu beliau. Di samping itu, Aisyah lebih unggul dalam hal agama dibanding orang lain, termasuk Abu Bakar, Umar, Ali, dan Fatimah, maka tak heran jika Rasulullah lebih mencintainya.

Secara singkat keutamaan-keutamaan Sayyidah Aisyah Radiyallahu ‘anha adalah sebagai berikut :

  1. Gambar Aisyah pernah diperlihatkan kepada Rasulullah Shalallahu’alaihi wasallam sebelum Aisyah diciptakan di dalam rahim ibunya. Dalilnya, Nabi Shalallahu’alaihi wasallam pernah bermimpi dan diberi kabar gembira lewat mimpi tersebut bahwa Aisyah adalah bakal istrinya. Beliau berkata kepada Aisyah, “Aku pernah bermimpi melihatmu dua kali. Aku melihatmu mengenakan penutup muka dari sehelai sutra, kemudian seseorang berkata, ‘Ini adalah istrimu.’ Setelah kubuka, ternyata itu adalah engkau. Kemudian aku berkata, ‘Jika ini dari Allah, maka Dia pasti akan mewujudkannya.’” (HR. Al-Bukhari, Muslim).
  2. Rasulullah Shalallahu’alaihi wasallam menikahi Aisyah dalam keadaan ia masih gadis dan beliau tidak menikah dengan seorang gadis kecuali hanya dirinya.
  3. Wahyu pernah turun kepada Rasulullah Shalallahu’alaihi wasallam ketika beliau berada di rumah Aisyah.
  4. Penegasan terbebasnya diri Aisyah dari tuduhan perselingkuhan (dalam kasus hadits al-ifki) langsung turun melalui wahyu dari langit (Q.S An-Nur:11).
  5. Aisyah adalah orang yang paling dicintai oleh Rasulullah Shalallahu’alaihi wasallam.
  6. Rasulullah Shalallahu’alaihi wasallam pernah menunaikan shalat dan Aisyah berbaring melintang di depan beliau, dan hal itu tidak pernah beliau lakukan terhadap para istri beliau yang lain. “Bahwa Aisyah pernah tiduran di hadapan Nabi Shalallahu’alaihi wasallam ketika sedang shalat. Ketika sujud beliau menyentuhnya lalu Aisyah memegang kaki Rasulullah. Dan ketika beliau hendak berdiri maka Aisyah melepaskan pegangannya. ” (HR. Al-Bukhari).
  7. Rasulullah Shalallahu’alaihi wasallam tidak menikahi seorang wanita yang kedua orang tuanya ikut hijrah ke Madinah kecuali Aisyah.
  8. Rasulullah Shalallahu’alaihi wasallam biasa mandi bersama Aisyah di dalam satu bak air. “Aku biasa mandi bersama dengan Nabi Shalallahu’alaihi wasallam dengan satu bejana. Kami biasa bersama-sama memasukkan tangan kami (ke dalam bejana). ” (HR. Abdurrazaq dan Ibnu Syaibah).
  9. Ketika ruh Rasulullah Shalallahu’alaihi wasallam dicabut oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, beliau sedang berada dalam dekapan dan pelukan Aisyah.
  10. Rasulullah Shalallahu’alaihi wasallam meninggal dunia pada malam giliran Aisyah dan beliau dimakamkan di rumah atau bilik Aisyah.
  11. Aisyah adalah istri Rasulullah Shalallahu’alaihi wasallam yang pertama kali mendapat gelar “Ummul Mukminin“.
  12. Aisyah adalah satu-satunya istri Rasulullah Shalallahu’alaihi wasallam yang mendapat julukan dari beliau Al-Humaira (wanita cantik; kemerah-merahan pipinya).
  13. Aisyah adalah satu-satunya istri Rasulullah Shalallahu’alaihi wasallam yang paling banyak meriwayatkan hadits dari beliau. Hadits dari Rasulullah Shalallahu’alaihi wasallam yang ia riwayatkan kurang lebih mencapai 2210 hadits.
  14. Aisyah adalah istri Rasulullah yang paling banyak karyanya dan tidak pernah putus asa meskipun dimadu suaminya.

 

Tags: ,

h1

Pesona dan keajaiban Sayyidah Khadijah Radiyallahu’anha

25 May, 2008

Saya nukil dari buku Pesona Dua Ummul Mukminin karya Muslich Taman, penerbit Pustaka Al-Kautsar.

Sayyidah Khadijah adalah istri pertama Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam yang paling banyak menyumbangkan kontribusi ide sekaligus tenaga. Merupakan wanita pertama yang hatinya langsung tunduk dan menyerah kepada Islam tatkala semua hati manusia masih bungkam. Ia adalah wanita pertama yang lisannya langsung berikrar terhadap kebenaran wahyu Tuhan dan kerasulan Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam. Paling tulus memberikan cinta dan kekayaannya demi untuk dakwah Islam dan peneguhan pribadi serta semangat juang Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dalam menghadapi berbagai tantangan dan cobaan.

Secara singkat keutamaan-keutamaan Sayyidah Khadijah Radiyallahu ‘anha adalah sebagai berikut :

  1. Sayyidah Khadijah merupakan salah satu wanita terbaik di dunia dan paling istimewa diantara wanita-wanita penghuni surga. “Sebaik-baik wanita penghuni surga adalah Khadijah binti Khuwailid, kemudian Fatimah binti Muhammad, kemudian Asiyah istri Fir’aun, dan kemudian Maryam binti Imran” (HR. Ahmad).
  2. Sayyidah Khadijah adalah istri Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam yang menyisakan kenangan paling mendalam dan paling sering disebut namanya oleh beliau. Dari Zuhri dari Urwah dari Aisyah, ia berkata, “Saya tidak pernah cemburu kepada Rasulullah disebabkan oleh istri-istri beliau sebagaimana kecemburuan saya yang disebabkan oleh Khadijah. Hal itu disebabkan karena terlalu seringnya Rasulullah menyebut-nyebut namanya di hadapan saya. ” (HR. Muslim)
  3. Sayyidah Khadijah adalah istri pertama Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam, dan satu-satunya yang tidak beliau madu dengan wanita lain sampai Sayyidah Khadijah meninggal dunia.
  4. Sayyidah Khadijah adalah istri Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam yang darinya untuk pertama kali beliau dikaruniai anak. Dari semua istri Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam, hanya Khadijah-lah yang memberikan kepada beliau anak-anak sehingga mereka tumbuh dewasa dan berumah tangga, yang kemudian melahirkan cucu-cucu beliau. Anak-anak Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dari pernikahan dengan Khadijah adalah : Qasim, Abdullah (keduanya meninggal ketika berusia kurang lebih 2 tahun), Zainab, Ruqayyah, Ummu Kultsum, dan Fatimah.
  5. Sayyidah Khadijah adalah istri Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam yang pertama kali dijanjikan rumah dari permata di surga. “Aku diperintahkan untuk memberi kabar gembira kepada Khadijah bahwa akan dibangun untuknya di surga sebuah rumah dari permata; tak ada hiruk pikuk dan rasa lelah di dalamnya. ” (HR. Al-Bukhari, Muslim, dan Ahmad).
  6. Sayyidah Khadijah adalah satu-satunya istri Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam yang pernah mendapatkan ucapan salam dari Tuhannya. Dari Abu Hurairah Radiyallahu ‘anhu “Pada suatu ketika, datang malaikat Jibril kepada Rasulullah dan mengatakan ‘Wahai Rasulullah, inilah Khadijah datang kepadamu membawa sebuah bejana di dalamnya ada lauk, atau makanan, atau minuman. Jika dia datang kepadamu, maka kabarkanlah kepadanya adanya salam dari Tuhannya Azza wa Jalla dan dari saya. Dan kabarkan kepadanya tentag rumah untuknya di surga yang terbuat dari benang emas dan perak, tidak ada suara hiruk pikuk di dalamnya dan tidak ada letih lesu. ‘” (HR. Al-Bukhari).
  7. Sayyidah Khadijah adalah wanita pertama yang mukminah dan shiddiqah.
  8. Sayyidah Khadijah adalah istri Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam yang pertama meninggal dunia.
  9. Sayyidah Khadijah adalah istri Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam yang di kemudian hari makamnya (tepatnya di Hujun, sebuah dataran tinggi di Makkah) pernah dijadikan Rasulullah sebagai start komando dan pengawasan pasukan Islam pada saat pembebasan Makkah (Fathu Makkah) yang merupakan puncak kemenangan dakwah Islam saat itu.
  10. Sayyidah Khadijah adalah wanita yang pertama kali Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam turun langsung ke dalam liang kuburnya di Makkah, sebagai bentuk penghormatan dan cinta yang mendalam beliau kepadanya.

Tags: ,

h1

5 Keistimewaan Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi wasallam

10 April, 2008
  1. Semua Nabi sebelum Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi wasallam diutus hanya kepada kaumnya, sedangkan Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi wasallam diutus kepada seluruh umat alam semesta.
  2. Dihalalkannya harta rampasan perang, dimana kaum sebelumnya masih diharamkan mengambilnya.
  3. Bumi sebagai tempat sholat dan untuk bersuci. Yaitu sebagai masjid dimanapun manusia berada dan dibolehkannya tayammum sebagai pengganti wudhu.
  4. Diberi kemenangan dengan membuat takut musuh selama jarak perjalanan satu bulan. Allah akan menggetarkan hati semua musuh Allah dan Nabi-Nya walaupun pasukan Islam belum ada di hadapan mereka dan masih ada dalam perjalanan yang berjarak 1 bulan.
  5. Diberi syafa’at. Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi wasallam adalah yang pertama kali membuka pintu surga dan kaumnya juga adalah yang pertama kali masuk surga. Dan beliau Shalallahu’alaihi wasallam juga akan membanggakan jumlah umatnya yang lebih banyak daripada pengikut Nabi-Nabi yang lain di hari kiamat kelak. Syafa’at beliau Shalallahu’alaihi wasallam akan digunakan untuk memberi pengampunan kepada umatnya sesuai dengan kehendak Allah.

Hadits shahih Muslim :

Dari Jabir bin Abdullah Al-Anshari radiyallahu’anh, ia berkata: Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam bersabda: “Aku diberi lima perkara yang tidak pernah diberikan kepada seorang nabi sebelumku. Semua nabi sebelumku diutus hanya kepada kaumnya, sedangkan aku diutus kepada semua manusia yang berkulit merah dan hitam. Dihalalkan bagiku harta rampasan perang yang tidak pernah dihalalkan kepada seorang pun sebelumku. Bumi diciptakan untukku dalam keadaan suci menyucikan dan sebagai mesjid. Barang siapa yang menemui waktu salat, maka salatlah di tempat ia berada. Aku diberi kemenangan dengan membuat takut musuh selama jarak perjalanan satu bulan. Dan aku juga diberi syafaat.