
compare canon ixus 80 IS dan my powershot 7mp a570 IS
9 November, 2008

Kemaren baru dapet pesenan temen dari plat ‘AE ‘ buat beli camdig. Setelah compare sana-sini dia akhirnya memilih Canon Ixus 80 IS (bersaing ketat dengan Lumix).
Saya pun segera membanding-bandingkan dengan camdig milik saya yaitu Canon Powershot A570 IS. Tapi hanya physicly saja, yang dapat saya lihat.
This what I like ’bout Ixus :
- Ixus lebih ramping. Setengahnya my P’shot. Jelas…dia pake batere lithium
- Lebih rapi dan simple. Tombol putar (biasanya ada di atas) yang ada di my P’shot seperti night mode, dan mode-mode lainnya sudah diringkas Ixus dalam tombol Function Set.
- 8 mega pixel, my P’shot still 7.1 mp.
- Walaupun processornya sama (Digic III) tapi saya rasa lebih cepat Ixus dalam memproses gambar dengan kapasitas 1-5 mb. Begitu juga dengan zoom-nya.
- Lebih silent. Pengoperasian lensa di my P’shot setelah beberapa waktu pemakaian (1 tahun) terasa agak berisik sekarang.
- Harga terjangkau lah. Rp. 2.355.000 di Centralindo, Delta Surabaya (harga saat tulisan ini dibuat dengan dolar yang membumbung tinggi). Sudah free memori 2 Gb.
What I like in my P’shot compare with Ixus 8.0 :
- Lampu blitz yang lebih gede.
- Lensa bisa dibongkar pasang. Atau conversion lenses (Ini yang bikin keren, tapi kurang di-explore oleh user. Dan tidak ada di Ixus.). Berikut jenis conversion lenses yang bisa digunakan :
- Tele-converter 1.75x TC-DC52A
- Wide Converter 0.7x WC-DC52
- Close-up Lens 250D (52mm)
- Conversion Lens Adapter LA-DC52G
- Easy to use. Bagi sebagian orang ada yang lebih familiar dengan tombal putar scene mode seperti Night mode, Kid pets, dan lain-lain.
- Harga lebih murah (mungkin karena masih memakai baterai AA). Selisih beberapa ratus ribu dengan Ixus.
*gambar diambil dari www.trustedreviews.com