Archive for November, 2008

h1

Contoh sederhana SPRING.NET:Learn from IoC QuickStart Sample

16 November, 2008

It’s spring bed?. No.

It’s spring time?. No..not yet, it’s rainy out there.

It’s spring.net framework.

Dari belajar dikit-dikit mengenai DI (Dependency Injection) saya bisa tahu ide dasarnya adalah selalu berkomunikasi dengan object melalui Interface.

Dengan menggunakan Spring.NET, saya bisa lebih leluasa lagi mengisi sebuah interface dengan beberapa object yang mengimplementasikan interface yang sama cukup dengan mengubah konfigurasi XML. No hardcode needed. Nice :) .

Saya mengambil contoh MovieFinder sample. Dimana sebuah View (UI, dalam contoh adalah sebuah console application) mengambil data yang disediakan Model (namespace MySpring.Model) melalui Presenter (namespace MySpring.Presenter). Yup, I try a little MVP application right here, but failed at implementation :) . Malah mirip MVC framework.

solution

Rangkuman dari semua code dan apa yang ingin disampaikan oleh Spring.NET adalah ada di code ini.

magic

Object lister diisi oleh spring (ctx object) sesuai konfigurasi XML di app.config. Berikut konfigurasinya :

config

Kita bisa merubah apakah ref di property movieFinder di object MyMovieLister diisi oleh objek MyMovieFinder atau AnotherMovieFinder.

See.. no hardcode needed to implement an Interface. Cukup mengubah XML saja.

Untuk beginner mungkin sedikit bingung, but learning by doing is always a great teacher.

h1

Optimasi Build banyak project di Visual Studio 2005

12 November, 2008

Berawal dari proses Build solution yang mempunyai 21 project!. Karena beberapa project bekerja dengan assembly ArcGIS so pasti beratnya minta ampun. Akhirnya diputuskan untuk removing beberapa project dan dijadikan library, dan juga menambah memori komputer menjadi 2 Gb.

Masih belum cukup.

Ok, saya lanjutkan bersih-bersihnya. Senjatanya adalah di Tools-Options dan cek Show all settings.

Dimulai dari menu paling atas. Environment.
Uncheck Animate environment tools.

Kemudian menu Project and Solutions.
Uncheck Always show Error …
Uncheck Track Active Item …
Di menu Build and Run
Isi maximum number of parallel .. = 2 (sebenarnya ini tergantung dari prosesor komputer)
Check Only build startup …
Pilih combo MSBuild : Quiet

Cukup di Tools.

Sekarang saya coba build menggunakan MSBuild.Exe dari Visual Studio 2005 Command Prompt.
Perintahnya seperti ini :
MSBUILD “D:\proyek\GIS\Solution\SPerencanaan\SPerencanaan.sln” /t:build /p:Configuration=Debug

Dan hasilnya … lumayan. Dengan perintah MSBuild ini juga saya bisa mengetahui blackbox dari proses build. Dan saya juga bisa tahu waktu keseluruhan proses Build.

Ada tambahan dari kawan-kawan?

h1

compare canon ixus 80 IS dan my powershot 7mp a570 IS

9 November, 2008

Kemaren baru dapet pesenan temen dari plat ‘AE ‘ buat beli camdig. Setelah compare sana-sini dia akhirnya memilih Canon Ixus 80 IS (bersaing ketat dengan Lumix).

Saya pun segera membanding-bandingkan dengan camdig milik saya yaitu Canon Powershot A570 IS. Tapi hanya physicly saja, yang dapat saya lihat.

This what I like ’bout Ixus :

 

  1. Ixus lebih ramping. Setengahnya my P’shot. Jelas…dia pake batere lithium
  2. Lebih rapi dan simple. Tombol putar (biasanya ada di atas) yang ada di my P’shot seperti night mode, dan mode-mode lainnya sudah diringkas Ixus dalam tombol Function Set.
  3. 8 mega pixel, my P’shot still 7.1 mp.
  4. Walaupun processornya sama (Digic III) tapi saya rasa lebih cepat Ixus dalam memproses gambar dengan kapasitas 1-5 mb. Begitu juga dengan zoom-nya.
  5. Lebih silent. Pengoperasian lensa di my P’shot setelah beberapa waktu pemakaian (1 tahun) terasa agak berisik sekarang.
  6. Harga terjangkau lah. Rp. 2.355.000 di Centralindo, Delta Surabaya (harga saat tulisan ini dibuat dengan dolar yang membumbung tinggi). Sudah free memori 2 Gb.

What I like in my P’shot compare with Ixus 8.0 :

 

  1. Lampu blitz yang lebih gede.
  2. Lensa bisa dibongkar pasang. Atau conversion lenses (Ini yang bikin keren, tapi kurang di-explore oleh user. Dan tidak ada di Ixus.). Berikut jenis conversion lenses yang bisa digunakan :
    • Tele-converter 1.75x TC-DC52A
    • Wide Converter 0.7x WC-DC52
    • Close-up Lens 250D (52mm)
    • Conversion Lens Adapter LA-DC52G
  3. Easy to use. Bagi sebagian orang ada yang lebih familiar dengan tombal putar scene mode seperti Night mode, Kid pets, dan lain-lain.
  4. Harga lebih murah (mungkin karena masih memakai baterai AA). Selisih beberapa ratus ribu dengan Ixus.

*gambar diambil dari www.trustedreviews.com

h1

Unofficial motorcycle parking place at Darmo Trade Centre

5 November, 2008

Untuk pertama kalinya di Surabaya setelah 3 tahun lebih saya ke DTC. Jika bukan karena ingin mencari koleksi batik murah saya mungkin tidak akan pernah kesana. Dan kebetulan libur pemilu gubernur (Saya bagian dari 45% yang golput :) ).

OK parkiran motornya itu ada di belakang. Saya memilih parkir di emperan yang sangat sibuk. Banyak sekali tukang parkirnya dan lalu lalang mengeluarkan dan merapikan parkiran. Scorpio saya salah satu yang dirapikan. Sempat terbersit khawatir ilang juga.

Setelah naik dari emperan menuju pintu masuk dan naik ke lantai 2 saya baru sadar ada tempat parkir yang lebih baik dan yang penting resmi, ya di lantai 2 itu. Ahh nevermind, udah kadung diparkir.

Setelah beberapa jam jogging dan membeli beberapa batik saya pun berniat pulang. Tapi apa daya di luar hujan deras sekali. OK, let’s see for a few minute…well, maybe hour.

Dan akhirnya reda.Saya-pun mengambil motor (posisi motor sudah berubah sejak awal saya parkir) dan mengeluarkan uang Rp.1000,- pada tukang parkir (padahal di karcisnya cuma Rp.500,-). Tetapi beberapa saat kemudian ada tukang parkir lain yang menanyakan pada tukang parkir yang pertama tadi berapa saya membayar. “sewu (seribu) Pak,” jawabnya. Dia lalu menodong saya “tambah sewu Dek, suwi sampeyan (tambah seribu Dek, lama kamu-parkirnya)”. Ok tidak apa-apa saya mengeluarkan Rp.1000,- lagi.

Saya tidak mempermasalahkan penambahan Rp.1000,- tetapi saya tidak akan parkir disitu lagi. Yaa sambil ber-khusnudzon mungkin tukang parkirnya minta jasa mindah-mindah motor saya yang berat itu sambil hujan-hujanan.