It’s spring bed?. No.
It’s spring time?. No..not yet, it’s rainy out there.
It’s spring.net framework.
Dari belajar dikit-dikit mengenai DI (Dependency Injection) saya bisa tahu ide dasarnya adalah selalu berkomunikasi dengan object melalui Interface.
Dengan menggunakan Spring.NET, saya bisa lebih leluasa lagi mengisi sebuah interface dengan beberapa object yang mengimplementasikan interface yang sama cukup dengan mengubah konfigurasi XML. No hardcode needed. Nice
.
Saya mengambil contoh MovieFinder sample. Dimana sebuah View (UI, dalam contoh adalah sebuah console application) mengambil data yang disediakan Model (namespace MySpring.Model) melalui Presenter (namespace MySpring.Presenter). Yup, I try a little MVP application right here, but failed at implementation
. Malah mirip MVC framework.

Rangkuman dari semua code dan apa yang ingin disampaikan oleh Spring.NET adalah ada di code ini.

Object lister diisi oleh spring (ctx object) sesuai konfigurasi XML di app.config. Berikut konfigurasinya :

Kita bisa merubah apakah ref di property movieFinder di object MyMovieLister diisi oleh objek MyMovieFinder atau AnotherMovieFinder.
See.. no hardcode needed to implement an Interface. Cukup mengubah XML saja.
Untuk beginner mungkin sedikit bingung, but learning by doing is always a great teacher.




