Archive for June, 2008

h1

Khutbah Jum’at tadi, ayat-ayat huruf Arab yang memancing dan menantang

27 June, 2008

Memancing

Alif Laam Miim, Alif Laam Roo’, Kaaf Haa Yaa’ ‘Aiiin Shoot, Yaa Siin …
Dulu, pemuka kaum Quraisy melarang kaumnya untuk mendengarkan Al-Qur’an karena takut mereka akan beriman pada Allah ‘Azza wa Jalla.
Nah, ayat-ayat yang hanya terdiri dari huruf-huruf saja di dalam permulaan Al-Qur’an ini terdengar sangat tidak biasa di kalangan mereka. Ayat-ayat inilah yang digunakan untuk memancing ketertarikan kaum Quraisy, dan kaum Arab lain untuk mendengarkan kalamullah.

Menantang

Maksudnya adalah menantang manusia untuk membuat ayat-ayat yang sejenis. Karena bahasa yang ada di dalam Al-Qur’an sama-sama menggunakan huruf-huruf Arab seperti tersebut diatas. Tapi tentu saja tidak akan ada manusia yang dapat menandingi ayat-ayat dalam Al-Qur’an.

h1

Carrefour, ter.. la.. lu

20 June, 2008

Yang saya maksud adalah Carrefour Kali Rungkut Surabaya. Kemarin abis maghrib saya berniat belanja disana dengan membawa tas punggung. Begitu mau masuk langsung ada keanehan. Pintu masuk mobil dan motor sama, loket tiketnya-pun sama. Letaknya mepet ama jalan raya. Jadi bisa dibayangkan jika banyak yang antri tiket parkir, antriannya bisa memacetkan jalan raya.

Kemudian sebelum masuk, saya menitipkan dulu tas saya. Disinilah saya merasa kecewa.Ter..la..lu lama untuk menitipkan sebuah tas. Disana hanya ada 1 karyawan wanita untuk 2 ruangan. Ruang penitipan dan ruang pengambilan hadiah. Saya tanya petugas pria yang memegang handy talkie “Mas yang njaga penitipan tas ngga ada ya?”. “Bentar Mas, gantian”. Kebetulan si petugas wanita masih sibuk menukarkan hadiah. Setelah 15 menit tidak dilayani, saya meninggalkan carrefour. Kapok dah. Mending ke carrefour express (dulu Alfa) Jemursari. Disana selalu ada petugas yang siap melayani penitipan tas.

Sampai di c’four express dan belanja sana-sini tibalah waktunya membayar. Biasanya saya menggunakan fasilitas debit BCA yang ada di kartu ATM Shar’e Muamalat. Tapi saya lihat petugas kasir menggesekkan kartu saya ke verifone, bukan debit BCA berwarna biru seperti biasanya. Wah kaya’nya bakal ribet nih, perasaan saya. Dan benar, kartu saya tidak dikenali alias “invalid card”. Saya berusaha menjelaskan kalau kartu ATM Shar’e saya bisa debit BCA dan bisa digesek di alat yang berwarna biru. Tapi kata Mbak-nya “Ini (Verifone) baru Mas.”. “Mulai kapan Mbak?”. “Sudah dua bulan”. Perasaan bulan kemarin saya masih bisa menggunakan kartu saya.

Entahlah, dengan belanjaan yang begitu banyak dan uang di dompet yang tidak mencukupi, akhirnya saya terpaksa mengambil uang dulu di ATM. Begitu kembali dari ATM saya melihat antrian di belakang saya masih setia menunggu saya. Duh, jadi ngga’ enak :) . Setelah selesai membayar Mbak kasir-nya pun meminta maaf. I have to check to Muamalat.

Tags:

h1

Tiga Golongan yang Allah menyukai mereka

9 June, 2008

Dan dari Abi Darda Radiyallahu’anh dari Nabi Shalallahu’alaihi wasallam beliau bersabda :

“Ada tiga golongan yang Allah menyukai mereka, menertawakan serta memberikan kabar gembira kepada mereka.
Orang yang apabila segolongan telah terdesak (dalam peperangan) ia berperang di belakang mereka seorang diri
karena Allah ‘Azza wa Jalla, ia terbunuh atau Allah akan menolongnya dan mencukupkannya, lalu Dia berfirman :
Lihatlah kepada hamba-Ku ini, bagaimana ia (begitu) bersabar demi Aku (berjuang) seorang diri.
Dan orang yang memiliki isteri yang cantik serta kasur tidur yang empuk dan indah, lalu ia bangun malam,
maka Dia berfirman : “Ia meninggalkan syahwatnya dan (malah) mengingat-Ku padahal jika ia mau ia bisa tidur.
Dan seseorang yang apabila dalam perjalanan sedangkan bersamanya ada pengembara lainnya,
maka mereka begadang kemudian tertidur, lantas ia bangun di akhir malam dalam kondisi senang dan sengsara.”
(Diriwayatkan oleh Thabrani dengan sanad hasan*)

*) al Haitsami dalam al Majma’(2/255) menisbatkan kepada Thabrani dalam al Kabir, dan ia berkata : “Perawinya tsiqat”.
Syaikh al Albani menghasankannya dalam as Shahihah (3478).

Dari Kitab Ensiklopedi Pahala – Syaikh Syarafuddin bin Khalaf ad-Dimyathi (263)

Tags: ,

h1

Khutbah Jum’at kemarin dan pernikahan

1 June, 2008

Saya hanya mempunyai 1 point yang membekas dari khutbah Jum’at kemarin dan insyaAllah akan selalu saya ingat.

Jika kita akan sholat berjama’ah di masjid, kemudian menemukan bahwa jama’ah sudah dimulai, tetapi shaf sebelah kanan dan kiri tidak imbang. Shaf sebelah kanan lebih banyak dan membuat posisi Imam tidak di tengah. Sudah tentu kita harus mengambil shaf di sebelah kiri.

InsyaAllah pahala kita akan tercatat seperti orang yang mengambil shaf kanan karena niat kita ingin mengambil shaf kanan yang lebih mulia, dan memang masih ada ruang, tetapi kita lebih memilih shaf kiri untuk mengambil pahala keutamaan shalat berjama’ah.

Kenapa bisa membekas?. Ya, karena saya seperti disindir. Tidak ada kaitannya dengan shalat berjama’ah tetapi … saya mempunyai niat memiliki suatu awal yang baik dalam perjalanan menuju pernikahan yang diidamkan.

Bisa saja saya hanya memendam niat dan tidak berikhtiar. Bisa saja saya memilih untuk tidak mengikuti apa yang sudah diajarkan oleh syariat Islam dalam proses menuju akad. Bisa saja saya terlalu berlarut dalam suatu hubungan dan menyebabkan penyakit hati, dimana posisi Allah tidak lagi jadi nomer satu. Tetapi pada akhirnya saya memilih melakukannya sesuai syari’at dan … aku mencintaimu Ya Nabi. Engkau shalallahu’alaihi wasallam telah memberi nasehat yang terbaik. InsyaAllah awal yang baik, seterusnya akan baik pula.

Ya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu di hati, Maha membolak-balik hati, inilah ikhtiarku. Selebihnya aku pasrahkan kepada-Mu. Mati, rizki, dan jodoh-ku Engkau yang tahu.